Konfirmasi
Konfimasi di adopsi dari kata dalam bahasa inggris confirmation yang berarti penegasan, memperkuat
Konfirmasi berupaya mencari hubungan yang normatief antara hipotesis yang sudah diambil dengan fakta yang sudah ada.
2 Aspek Konfirmasi: Kualitatif dan Kuantitatif
- Decision Theory
- kepastian berdasarkan keputusan apakah sesuatu mempunyai manfaat aktual atau tidak
- Estimation Theory
- kepastian berdasarkan peluang benar-salah melalui konsep probabilitas
- Reliability Theory
- kepastian dengan mencermati stabilitas fakta/evidensi yang berubah-ubah terhadap sebuah hipotesis
Interferensi
Interferensi disebut juga sebagai penyimpulan, yaitu proses membuat kesimpulan (conclusion).
Ada 2 cara penarikan kesimpulan atau interferensi, yaitu secara Induktif dan Deduktif.
Secara Deduktif, interferensi dibagi 2:
- Interferensi Langsung -> Penarikan kesimpulan dari 1 premis
- Interferensi Tidak Langsung/Silogisme -> Penarikan kesimpulan dari 2 premis
Hukum Interferensi
- Jika premis-premis benar, maka kesimpulan benar
- Jika premis-premis salah, maka kesimpulan bisa benar dan bisa juga salah
- Jika kesimpulan salah, maka premis-premis pasti salah
- Jika kesimpulan benar, maka premis-premis bisa benar dan bisa juga salah
Contoh:
premis 1 : Anjing adalah mamalia
premis 2 : Kucing adalah mamalia
kesimpulan : Anjing adalah kucing
*Dalam interferensi, belum diterapkan logika.
Logika
Berasal dari bahasa Yunani Logikos yang berarti sesuatu yang diungkapkan/diutarakan lewat bahasa.
Logika merupakan cabang filsafat yang mempelajari, menyusun, dan membahas asas-asas/aturan formal serta kriteria yang sahih bagi penalaran dan penyimpulan untuk mencapai kebenaran.
Secara singkat, logika adalah ilmu pengetahuan dan kecakapan untuk berpikir lurus.
Logika juga sebagai keterampilan untuk menerapkan hukum-hukum pemikiran dalam praktek.
Objek Logika
-Objek material -> manusia
-Objek formal -> kegiatan akal budi untuk melakukan penalaran yang tepat
Manfaat Belajar Logika
- Membantu berpikir kritis, rasional, dan metodis
- Kemmpuan meningkatkan kemampuan bernalar secara abstrak
- Mampu berdiri lebih tajam dan mandiri
- Menambah kecerdasan berpikir
Macam-macam Logika
- Logika Kodrati
- suatu suasana saat akal budi bekerja menurut hukum logika secara spontan
- Logika Ilmiah
- berusaha mempertajam akal budi manusia agar dapat bekerja lebih teliti atau tepat
- Logika Formal
- disebut juga logika minor, berbicara tentang kebenaran bentuk. Meskipun premis-premis salah tapi konklusi benar, tetap dianggap benar
- Logika Material
- disebut juga logika mayor, berbicara tentang kebenaran isi. Mementingkan struktur penalaran sekaligus isi.
Deduksi
Deduktif, kesimpulan dari ide umum ke khusus. Jika premis-premis benar, maka kesimpulan harus benar juga. Premis dianggapp benar jika sesuai dengan realita.
Silogisme, yaitu sebuah bentuk argumentasi atau penarikan kesimpulan yang berdasarkan premis-premis yang diketahui.
Ciri-ciri silogisme:
- Semua pernyataannya adalah pernyataan kategoris
- Terdiri dari 2 premis dan 1 kesimpulan
- 2 premis dan 1 kesimpulan secara bersama-sama memuat 3 term (kata) yang berbeda dan masing-masing kata tampak di kedua pernyataan
disaringkan dari powerpoint dan bahan perkuliahan
Halo, temen sekelompok haha isinya bagus ya walau gua ga gitu ngerti wkaka 85 for you yuhuu ;)
BalasHapusMakasih ya comment nyaaaa hahahahah :D
HapusHay hendra blognya bagus. Isi dari materinya juga udah lengkap.
BalasHapusMakasih ya comment nyaaaa hahahahah :D
Hapuspost yang ini menarik banget nih. thumbs up 85 for you
BalasHapushendra blognya rapi dan lengkap bangettt.. nilainya 85 dehh
BalasHapushendra, catetan lu yang asli sama di blog ga beda jauh. tetep paling mudah dimengerti hahaha 90!
BalasHapusbagus nih yang ini,belajar dr sini aja ahh,88 nilainya
BalasHapusMakasih ya comment nyaaaa hahahahah :D
HapusMakasih ya comment nyaaaa hahahahah :D
BalasHapus