Selasa, 11 November 2014

Tugas Akhir Blok Penulisan Ilmiah

Pengaruh Neglectful Parenting terhadap Prestasi Anak

Latar Belakang
            Prestasi anak yang baik merupakan hal yang membanggakan bagi orangtua, keluarga, guru, dan terutama diri sendiri. Prestasi ini ditentukan oleh banyak faktor, seperti cara dan kemampuan belajar, lingkungan belajar, teman belajar, guru, dan keluarga. Orangtua memiliki peran penting bagi pendidikan di mana pendidikan yang baik menghasilkan prestasi yang baik pula bagi anak. Pola asuh yang tepat akan mendorong prestasi anak, sebaliknya pola asuh yang tidak tepat atau kurang tepat akan mengurangi tingkat prestasi anak. Artikel ini menjelaskan pengaruh salah satu pola asuh atau parenting yang dapat menurunkan tingkat prestasi anak, yaitu neglectful parenting.
Pengertian Parenting
            Menurut kamus. “Parenting is the work or skill of a parent in raising a child or children.” (Webster’s New World College Dictionary, 1996, h. 982). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1988; h. 54, 692) yang dikutip dalam Purnomo (2013, bab. 3  para. 2) menjelaskan,
Pola asuh terdiri dari dua kata yaitu pola dan asuh, pola berarti corak, model, sistem, cara kerja, bentuk (struktur) yang tetap; sedangkan kata asuh dapat mempunyai arti menjaga (merawat, mendidik) anak kecil, memberikan bimbingan (membantu; melatih), dan memimpin (mengepalai, serta menyelenggarakan) satu badan atau lembaga.
           


Menurut psikologi. Berns yang dikutip dalam Yayang (2010, para. 1) menjelaskan,
Jerome Kagan, seorang psikolog perkembangan, mendefinisikan pengasuhan (parenting) sebagai serangkaian keputusan tentang sosialisasi pada anak, yang mencakup apa yang harus dilakukan oleh orangtua atau pengasuh agar anak mampu bertanggung jawab dan memberikan kontribusi sebagai anggota masyarakat termasuk juga apa yang harus dilakukan orangtua atau pengasuh ketika anak menangis, marah, berbohong, dan tidak melakukan kewajibannya dengan baik.