Usia : 49 tahun
Pekerjaan : penjual kerak telor
Lama pekerjaan : dari tahun
1987/1988
Dahulu : belum terkenal jadi hanya ada event tertentu saja baru menjual kerak telor.
Motivivasi dalam pekerjaan sekarang karena sudah populer maka pekerjaan ini membuat happy dan enjoy.
Pahit-manis dalam pekerjaan sekarang: Paling membuat perasaan tidak nyaman adalah disaat penjualan tidak laris sehingga pemasukkan berkurang.
Penghasilan yang
didapat bang
Uki secarakeseluruhannya lebih kurang
100ribu.
Sekarang kerak telor sudah menjadi makanan
popular sehingga peminat sudah banyak dan tambahan job juga bertambah banyak dengan menerima pemesanan.
Selain hasil penjualan kerak telor ini memang mencukupi kehidupan ekonomi, bang Uki juga ingin terjun secara tidak langsung membantu melestarikan dan menjaga ciri khas makanan budaya Betawi.

Nama : Pak Anwar ( dari suku jawa )
Umur : 42 tahun
Pekerjaan : pedagang es doger
Lama bekerja : 4 tahun
Tahun 1987-2007 : menjual nasi goreng
Sekarang : menjual es goder
Hal yang menyenangkan adalah Jikalau dagangan habis dan bagi pak Anwar jikalau hujan apalagi dari pagi sampai malam, paling menyedihkan.
Harapan ke depan pak Anwar adalah agar bisa bertahan jualan di perkampungan Betawi Setu Babakan.
Pak Anwar tetap melaksanakan sholat, sesama pedagang yang beda keyakinan pun sudah bisa saling percaya
Nama : Yudi Firmansyah ( Bang Uci
)Umur : 62 tahun
Pekerjaan : berdagang Soto Betawi
Lama bekerja : 14 tahun
Dulu : sebelum menjual soto betawi bang uci memiliki pekerjaan yang lain
Sekarang : hanya fokus ke penjualan soto betawi ini saja
Resep makanan: resep soto ini dibuat oleh keluarga karena seluruh keluarga adalah keturunan orang Betawi
Pengalaman senang dan sedih: bang Uci hanya menganggap segala sesuatu senang karena dia bisa membuka usaha warungnya
Penghasilan hari-hari biasa tidak menentu karena sepi,tetapi pada hari sabtu/minggu/hari libur penghasilan rata-rata diatas 1 juta rupiah.
Hubungan antar pedagang pun tetap harmonis walaupun berbeda agama karena sudah terbiasa untuk saling menghormati satu sama lain.
Pedagang : Ondel-Ondel
Pekerjaan sebelumnya : Supir di Menteng
Sudah berdagang selama 3-4 tahun
Penghasilan pada sabtu/minggu dapat mencapai 3 juta rupiah
Suka dan duka berdagang ondel-ondel adalah bila pesanan banyak tetapi tidak sanggup untuk membuatnya karena tidak cukup waktu,tetapi meminta bantuan kepada orang lain agar tercapai pesanan nya dan juga Pak Minim dapat
melestarikan budaya Betawi ini. Ondel-ondel yang sudah
dipesan di tempat pak mimin ini ada yang di berangkatkan untuk pentas internasional.
Nama : Mpok Nur
Pedagang : minuman Bir Pletok
Cara membuat :
air di didihkan kemudian masukan jahe,setelah wangi kemudian masukan kayu secang, lada, biji pala, sereh, daun pandan, cabe Jawa. Setelah 15 menit baru dimasukan gula agar
manis.
Botol direbus terlebih dahulu agar
higienis. Sesudah bersih baru dimasukan bir Pletok ini.
Manfaat minuman ini adalah untuk menghangatkan serta memperkuat daya tahan tubuh.
Demikian adalah beberapa wawancara kami di perumahan Setubabakan. Dalam keluarga Kampung Betawi ini, hal yang paling jelas terlihat adalah rasa toleransi dan kepercayaan, serta nilai spiritual yang tinggi yang ditunjukkan lewat ketaatan mereka dalam beribadah.
•Bonita
Pitasari
– 705140035
•Aditya
Putra Chandra – 705140036
•Hendra
Hosen - 705140045
•Jeannyver
Teja
- 705140055
•Maya
Lestari Wijaya
- 705140065
•Lina
– 705140074
•Cherika
- 705140165








Tidak ada komentar:
Posting Komentar